January 22, 2015

Cara Menjaga Jantung Agar tetap Sehat

Cara Menjaga jantung agar tetap sehat dengan mengenali faktor penyebab kerusakan jantung itu sendiri. Ini yang dinamakan mencegah lebih baik dari pada mengobati. Faktor yang mempengaruhi kesehatan jantung banyak sekali seperti usia, genetik, gender, gaya hidup, pola makan, kurang olah raga dan obesitas. Bagaimana faktor resiko tersebut mempengaruhi kesehatan jantung kita dan langkah mencegah kalau sudah mengetahuinya.

Penyakit jantung atau serangan jantung adalah suatu kondisi ketika berkurang aliran darah ke jantung yang menyebabkan kerusakan bagian otot jantung atau mati. Berkurang pasokan darah ke jantung tiba-tiba dapat terjadi ketika urat nadi koroner tersumbat beberapa saat, berakibat penggumpalan darah.

Penyakit jantung merupakan faktor resiko utama kematian pada saat ini. Sangat mengerikan, ini berjalan tanpa kita sadari, karena masih merasa sehat-sehat saja. dr. Eva MCU Rs Awal Bros menyampaikan pesan moral untuk kita semua melaui webnya faktor yang mempengaruhi kesehatan jantung.

Menjaga Jantung

Faktor yang mempengaruhi kesehatan jantung

1. Faktor Usia.
Semakin bertambah usia manusia, resiko kena penyakit jantung juga semakin tinggi. Dijelaskan usia ewat 55 tahun, resiko terkena penyakit jantung meningkat 2 kali lipat setiap 10 tahun. Tapi bukan berarti yang masih muda terlepas dari resiko penyakit jantung.

2. Faktor Genetik.
Seseorang memiliki riwayat keturunan keluarga sakit jantung mempunyai dominan mempunyai resiko lebih tinggi dari orang tidak mempunyai riwayat keluarga penyakit jantung.

Faktor genetik adalah merupakan faktor menentukan untuk menilai resiko seseorang menderita penyakit jantung dari sekian banyak faktor lain. Pada seseorang memiliki riwayat keluarga langsung penyakit jantung atau stroke sebelum usia 55 tahun pada pria dan 65 tahun pada wanita, secara otomatis resiko terkena penyakit jantung juga tinggi.  Ada beberapa ras juga cendrung tinggi terkena penyakit jantung seperti ras Afrika dan Asia.

3. Faktor Gender.
Gender membedakan faktor resiko penyakit jantung seseorang, pria dan wanita mempunyai resiko berbeda terkena sakit jantung. Pria lebih tinggi mempunyai resiko dari wanita, masa ini berlangsung pada usia muda. Wanita lebih kecil resiko kena serangan jantung karena terlindungi oleh hormon estrogen ada pada wanita sampai masa menopause. Setelah lewat masa menopause, resiko penyakit jantung pria dan wanita jadi sama.

4. Faktor Gaya hidup.
Merokok merupakan salah satu pemicu terkena penyakit jantung. Bagi perokok dari usia muda resiko penyakit jantung juga tinggi pada mereka, dibanding orang tidak merokok. Merokok sebenarnya sudah banyak disinggung disetiap penjelasan menjaga kesehatan. Semua hal berkaitan dengan kesehatan menganjurkan untuk tidak merokok, termasuk untuk menjaga kesehatan jantung. Jadi tunggu apa lagi berhentilah merokok mulai dari sekarang. Dengan berhenti merokok Andari juga ikut membantu orang disekeliling Andari dimana mereka juga terbebas dari asap rokok. Perokok pasif juga mempunyai resiko dan berdampak tidak baik pada kesehatan mereka.

Gaya hidup jaman sekarang dihadapkan dengan persaingan dan tekanan tinggi tidak saja di kota besar bahkan sampai ke daerah sudah menuntut gaya hidup demikian. Gaya hidup tinggi  menyebabkan stres ini tentu juga akan memicu resiko terkena sakit jantung. Dijelaskan juga minuman lkohol dapat memberi efek protektif kalau dikonsumsi sedikit, tetapi kalau dikonsumsi dalam jumlah banyak memberi efek buruk bagi otot jantung.

5. Faktor Pola Makan.
Pola diet seseorang zaman sekarang terutama gaya hidup daerah kota serba cepat. Seseorang dihadapkan pada situasi makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji, gorengan. Dengan diet tinggi lemak bersaturasi menyebabkan resiko terkena penyakit jantung juga meningkat 31% dan resiko terkena stroke 11%.

6. Obesitas.
Berat badan berlebih termasuk salah satu faktor resiko meningkatkan resiko kena diabetes. Sedangkan diabetes adalah faktor utama terkena penyakit jantung. Dengan demikian menjaga berat badan ideal sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Menjaga berat badan dapat dilakukan dengan menjaga pola makan seimbang dan olah raga teratur.

7. Kurang Aktivitas Fisik.
Seperti sudah dijelaskan diatas kurang berolahraga ditambah lagi kurang aktifitas fisik berdampak buruk pada kesehatan. Orang sudah disibukan dengan kegiatan kantor, banyak duduk tanpa banyak melakukan aktifitas fisik kadang sampai larut malam, hal ini sangat berpengaruh pada kesehatan jantung. Kurang aktifitas fisik ini dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung 50% dalam hidup.

8. Penyakit lain pemicu
Diabetes mellitus, Hipertensi (tekanan darah tinggi), dan hiperkolesterolemia.

Dengan mengetahui faktor resiko diatas kita lebih bisa antisipasi jauh-jauh hari sebelumnya sebelum sakit jantung muncul. Semoga dapat membantu menjaga jantung agar tetap sehat dengan megetahui faktor pemicunya.

0 comments:

Post a Comment