Showing posts with label ibu dan anak. Show all posts
Showing posts with label ibu dan anak. Show all posts

October 5, 2015

Kenapa Wanita Bisa Hamil Serta Prosesnya

Ingin tahu kenapa wanita bisa hamil serta proses terjadi kehamilan. Banyak juga yang belum tahu proses kehamilan pada seorang wanita atau perempuan. Untuk itu kami mencoba memberi informasi sesuai pengetahuan kami, mudah mudahan dapat sebagai pencerahan bagi yang belum tahu. Bagi yang sudah lebih dahulu tahu sebagai ajang diskusi. Kalau ada kekurangan dapat ditambahkan dibawah.

Proses Kehamilan

Kenapa wanita bisa hamil


Ketika seorang wanita melakukan hubungan intim dengan seorang lelaki, maka wanita tersebut berpontensi akan hamil.  Bisa juga melalui seorang dokter memasukkan sperma ke rahim seorang wanita dan membuahi sel telur.


Proses Kehamilan


1. Masuknya sperma ke dalam rahim seorang wanita dan terjadi pembuahan sel telur yang telah matang. Proses seperti ini sperma masuk ke indung telur melalui saluran rahim pada saat melakukan hubungan badan atau dimasukkan oleh seorang dokter.

2. Setiap wanita normal memproduksi satu sel setiap bulan.  Pria dapat memproduksi sperma terus menerus dalam jumlah besar. Rata - rata setiap semprotan air mani mengandung 100 - 200 juta sperma. Namun dari sekian banyak hanya satu yang berhasil menembus indung telur yang akan membuahi sel telur, yang lain akan mati.

3. Apabila pembuahan berhasil, satu sel telur yang telah dibuahi kira-kira sebesar 0,2 mm akan terus berkembang dan berpindah kedalam rahim. Waktu yang dibutuhkan untuk pembuahan dinyatakan positif hamil adalah 7-10 hari.

4. Sel telur yang telah dibuahi akan masuk dan menempel pada selaput dalam rahim. Selaput dalam rahim tebal dan lembut sehingga dapat melindungi sel telur yang telah dibuahi, ini adalah tanda awal kehamilan sudah dimulai.

5. Selanjutnya sel telur yang telah dibuahi terus berkembang membentuk akar / rambut yang halus. Dengan menyerap gizi yang terkandung dalam selaput dalam rahim sel tersebut berkembang. Rambut - rambut halus tersebut yang akan berfungsi penting untuk terbentuk janin.

6. Setelah hari ke-5, sel telur yang telah dibuahi berbentuk satu garis pertama yaitu syaraf. perkembangan berikut terbagi dua yaitu otak dan sumsum, itu cikal bakal organ tubuh penting dari janin seperti jantung, pembuluh darah, otot dll.

7. Bersamaan dengan itu plasenta (ari - ari) yang berfungsi menyelimuti janin juga sudah mulai terbentuk. Pada usia kehamilan 3 minggu janin belum bisa terdideteksi. Pada saat itu kepala bayi kurang lebih setengah dari panjang badan, dimana badan bayi masih tampak seperti ekor.

Demikian secara singkat kenapa wanita bisa hamil beserta proses terjadi kehamilan. Setelah itu baru beranjak pada perkembangan janin bulan ke bulan, baca juga proses perkembangan janin dari bulan ke bulan sampai bayi lahir. Semoga dapat membantu, salam.

June 17, 2015

Tips Mengatasi Kesemutan Waktu Hamil

Mengatasi kesemutan waktu hamil menjadi pilihan kami kali ini. Banyak ibu hamil mengalami kesemutan, tentu membuat mereka tidak nyaman dan kadang sudah sangat mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. Penyebab kesemutan ada beberapa hal seperti perubahan hormon atau bisa juga gejala diabetes. Semakin besar usia kehamilan semakin sering dirasa kesemutan oleh ibu hamil karena cairan pada perut semakin banyak hal ini bisa saja menekan saraf pada tubuh.

Bagian tubuh kesemutan terdiri dari berbagai bagian seperti daerah pergelangan tangan lengan dan kaki. Dari itu, ini ada sedikit tips dari kami untuk mengurangi rasa kesemutan pada ibu hamil.

Kesemutan Waktu Hamil

Mengatasi Kesemutan Waktu Hamil

1. Istirahat Yang Cukup
Istrahat yang cukup terutama pada malam hari. Malam hari usahakan tubuh se nyaman mungkin. Pada siang hari Andari masih boleh melakukan aktifitas seperti biasa, tapi tidak boleh berlebihan, jika sudah lelah segera istirahat. Jangan memaksa tubuh bekerja berlebih. Dengan istirahat yang cukup otot dan saraf akan kendor kembali dengan demikian dapat mengurangi kesemutan.

2. Perhatikan Posisi Tidur
Hindari tidur pada sisi yang sering kesemutan, misalnya jika yang kesemutan tangan kiri usahakan tidak miring ke kiri dan begitu juga sebaliknya.

Jika perlu gunakan bantal untuk menopang tangan atau kaki yang sering kesemutan.pada saat tidur malam hari.

3. Mandi Dengan Air Hangat
Rendam tangan atau kaki pakai air hangat di campur dengan garam mineral. Cara ini sangat mudah dan gampang dilakukan. Jika Andari kesemutan pada bagian tangan, rendam tangan dengan air hangat dicampur sedikit garam. Kandungan garam dan air hangat akan membantu menghilangkan kesemutan.

2. Pijat
Ibu hamil bagian tubuh yang kesemutan dapat memberi pijatan secara perlahan-lahan agar peredaran darah kembali lancar. Kalau Andari mau boleh boleh minta bantuan orang lain untuk memijat bagian tubuh yang terasa kesemutan atau kram.

4. Olahraga
Olah raga atau pereggangan otot dapat mencegah kesemutan. Latihan pompa otot / latihan menggepal jari lalu merilekskan jari. Putar pergelangan tangan Anda dan regangkan telapak dan jari tangan.

Mencoba yoga, karena beberapa gerakkan yoga dirancang untuk memperkuat, peregangan dan menyeimbangkan setiap sendi di tubuh bagian atas, dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kekuatan cengkeraman. Selain itu olahraga juga melancarkan persalinan, yoga juga bisa menghilangkan kesemutan pada ibu hamil. Jika rutin melakukan olahraga, peredaran darah akan menjadi lancar dan kesemutan tak akan sering terjadi.

5. Hindari Kafein, Rokok dan Alkohol
Dari semua segi kesehatan selalu menganjurkan hindari rokok dan alkohol apalagi saat hamil. Nikotin pada rokok tersebut mengganggu perkembangan janin dan peredaran darah sehingga kesemutan akan lebih sering terjadi. Hindari minum kopi dan alkohol karena juga dapat pemicu kesemutan.

Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kalsium dan kalium yang tinggi, minum air cukup.

Itulah tips mengatasi kesemutan pada saat ibu hamil semoga dapat membantu.

June 4, 2013

Proses Kehamilan atau Perkembangan Janin dari Bulan ke Bulan

Calon ibu semestinya tahu Proses Kehamilan atau Perkembangan Janin dari Bulan ke Bulan. Setelah memastikan hamil dari dokter atau memeriksa sendiri tanda awal kehamilan.

Kehamilan Bulan ke 1 atau Minggu ke 4
Pada minggu ini blastokista yang tadinya berbentuk seperti bola mulai berubah menjadi sebuah embrio. Embrio ini dibedakan menjadi 3 jenis lapisan yang nantinya membentuk 3 jenis jaringan, yaitu:

Endoderm: lapisan terdalam yang akan membentuk paru-paru, hati, sistem pencernaan dan pankreas
Mesoderm: lapisan tengah yang akan membentuk tulang, otot, ginjal, pembuluh darah dan jantung
Ektoderm: lapisan terluar yang akan membentuk kulit, rambut, lensa mata, email gigi dan sistem saraf

Keseluruhan sel dalam setiap jaringan akan bergerak mengelilingi untuk menuju tempat masing-masing dan bentuk bakal kepala embrio akan meruncing seperti tetesan air mata.
Kehamilan Minggu 4

Kehamilan Bulan ke 2 atau Minggu ke 8
Janin pada ujung-ujung tubuh sedang berkembang, mulai terbentuk bakal jari tangan dan kaki, sedangkan bakal lengan akan sedikit fleksi (membengkok) pada bagian pergelangan dan siku.

Pada bagian sisi leher nampak bakal telinga luar mulai tumbuh, begitu pula halnya bakal bibir atas dan ujung hidung pada wajahnya. Bakal mata janin masih saling berjauhan satu sama lain, namun bakal kelopak mata mulai terbentuk mengitarinya.

Dalam tubuh janin, usus halus tampak panjang sekali sehingga rongga perut tidak mampu menampung. Beberapa akan menonjol ke tali pusat janin yang disebut hernia (penonjolan) fisiologik.
Kehamilan Minggu 8

Kehamilan Bulan ke 3 atau Minggu ke 12
Mulai dari kepala sampai pantat panjang embrio mencapai 5 cm dan 14 gram beratnya yakni kurang lebih sebesar telur ayam kampung.

Pada bulan-bulan ini alat kelamin mulai tampak, air kencing mulai di produksi, kuku jari-jari tangan terbentuk dengan baik dan mulai dapat menggenggam jari-jarinya,kaki dan tangan sudah besar dan kecil, bibir mulai mengisap-isap, dapat terbuka dan menutup kelopak mata, sudah dapat terlihat hidung dan dagunya, dan sudah terbentuknya wajah
Kehamilan Minggu 12

Kehamilan Bulan ke 4 atau Minggu ke 16
Organ dalam bayi akan terbentuk dan berkembang cepat. Tumbuh kuku pada jari kaki dan tangan. Kerena belum ada lapisan lemak yang ada pada tubuh, maka bayi terlihat kurus. Di seluruh tubuh bayi dan pada akhir bulan rambut halus mulai tumbuh.
Kehamilan Minggu 16

Kehamilan Bulan ke 5 atau Minggu ke 20
Perkembangan bayi terlihat lebih pesat. Panjang mencapai 13 cm. Pada tubuh dan kulitnya dilapisi selaput putih dari yang dia produksi sendiri. Indranya mulai berkembang juga bulu mata, alis dan rambut mulai tumbuh. Bayi dapat menangkap cahaya terang mesti mata terpejam.
Kehamilan Minggu 20

Kehamilan Bulan ke 6 atau Minggu ke 24
Semakin matang sistem kekebalan tubuh dan pencernaan. Tanda sistem pencernaan mulai bekerja adalah bayi dapat mengeluarkan air seni.

Selain itu pada saat istirahat, sang ibu akan dapat merasakan tendangan kaki dan tangan karena ia kini sudah dapat mengontrol gerak tubuhnya. Namun bayi akan tidur jika ada suara yang ramai dan ada gerakan dari sang ibu.
Kehamilan Minggu 24

Kehamilan Bulan ke 7 atau Minggu ke 28
Minimal 1 kali periksakan kehamilan Anda, mengetahui posisi kepala bayi apakah sudah benar atau tidak. Ibu diminta sering nungging merupakan contoh kegiatan yang harus dilakukan dan akan dinasihatkan dalam upaya-upaya yang dapat membetulkan posisi jika persentasi belum benar.
Kehamilan Minggu 28

Kehamilan Bulan ke 8 atau Minggu ke 32
Semakin terkordinasi pada gerakan bayi, dapat merasakan rasa asam dan manis serta juga dapat membuka dan menutup mata. Sekarang mungkin posisi kepala siap lahir yakni pada posisi di bawah. Tapi dapat juga berubah sewaktu-waktu dari posisi ini.
Kehamilan Minggu 32

Kehamilan Bulan ke 9 atau Minggu ke 36
Bayi kini dapat lahir kapan saja karena sudah lengkap terbentuk. 225 gram dari setiap minggunya ia akan bertambah.

Di bawah kulit lapisan lemak tebal mulai berkembang, hal ini bertujuan memberi cadangan energi untuk digunakan pada saat ia keluar dari rahim, selain itu membuat bayi tampak lebih berisi.
Kehamilan Minggu 36

February 11, 2013

Inilah 6 Faktor Mempengaruhi Kecerdasan Otak Anak


Kecerdasan otak anak, orang tua mana yang tidak mendambakan demikian. Orang tua punya tanggung jawab besar membentuk kecerdasan otak anak sejak dini, yaitu dengan cara memenuhi nutrisi dan menciptakan lingkungan harmonis. Seperti dilansir detikhealth.com, Selasa (29/1/2013)

Faktor Kecerdasan Anak

6 faktor yang perlu diperhatikan agar anak tumbuh dengan otak cerdas :


1. Makanan Anak
Perkembangan otak anak tentu sangat dipengaruhi oleh nutrisi dari makanan yang dikonsumsinya. Pastikan anak mendapat ASI eksklusif sampai usia 2 tahun, kemudian berikan makanan bergizi tinggi seperti telur, ayam, ikan, sayuran dan buah-buahan.

Pastikan anak mendapat asupan vitamin, mineral, protein dan lemak sehat seperti asam lemak omega-3  cukup agar tumbuh menjadi anak cerdas.

2. Tidur 
Anak membutuhkan istirahat dan tidur malam yang baik agar otaknya dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Sejak bayi lahir hingga tumbuh menjadi anak usia sekolah, harus memiliki rutinitas tidur konsisten setiap hari.

3. Trauma
Trauma dapat menimbulkan efek negatif terhadap perkembangan otak bayi dan anak-anak. Contoh trauma yang biasanya terjadi pada anak usia dini termasuk selamat dari bencana alam, kehilangan anggota keluarga, dan mengalami penyakit kronis.

Trauma dapat terjadi jika anak mengalami pelecehan seksual, kemiskinan, atau memiliki orang tua pecandu alkohol atau narkoba. Anak yang mengalami trauma akan menghadapi masalah seperti perubahan pola makan, tidur, perubahan perilaku, serta kesulitan bergaul dengan teman-temannya.

Dukung dan dampingi anak agar dirinya terbebas dari trauma. Jika trauma tetap bertahan dalam jangka waktu lama, perlu membawa anak menemui ahli psikologi agar anak terhindar dari gangguan otak akibat trauma kronis.

4. Kegiatan fisik
Anak yang fisiknya kuat akan memiliki otak sehat dan cerdas. Oleh karena itu, jangan batasi aktivitas anak demi kesehatan fisik dan perkembangan otaknya. Anak masih terlalu dini untuk melakukan olahraga khusus yang berat, dirinya hanya perlu lebih aktif ketika bermain bersama teman-temannya di luar ruangan.

5. Ikatan orang tua
Sebuah hubungan positif dan harmonis antara kedua orangtua memungkinkan seorang anak merasa aman dan disayangi. Hal ini membuat anak lebih percaya diri dan suasana keluarga nyaman mendukung perkembangan otak cerdas.

Di sisi lain anak-anak yang tinggal dalam lingkungan keluarga kurang harmonis, akan merasa tidak aman, takut-takut, dan bingung ketika bertemu dengan orang baru.

6. Kesempatan belajar
ika orangtua mendambakan anak yang cerdas, ajarkan anak untuk belajar sejak dini untuk menstimulasi perkembangan otaknya. Ajarkan anak Anda untuk mengenal huruf dan angka serta sediakan berbagai macam buku, alat musik, mainan dan perlengkapan seni.